Pada kuartal III tahun 2021 ini, Ekonomi tumbuh 3,51%, ini dia Calon Saham Unggulan - Trading Saham
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pada kuartal III tahun 2021 ini, Ekonomi tumbuh 3,51%, ini dia Calon Saham Unggulan

Badan Pusat Statistik (BPS) memberi tahu bahwa perkembangan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2021 ini naik sebesar 3,51% year on year( yoy). Dan hasil itu ternyata lebih rendah dari perkembangan kuartal II-2021 yang menggapai kenaikan 7,07%( yoy).

Analis Pilarmas Investindo Okie Setya Ardiastama memandang bahwa perkembangan tersebut terletak sedikit di dasar proyeksinya. Pengetatan kegiatan selaku akibat dari penyebaran varian delta selama kuartal ke III dinilai membagikan tekanan pada kegiatan ekonomi di selama kuartal III.

" Kami memandang dikala ini pelakon pasar pula sudah memperkirakan perkembangan ekonomi di kuartal III tidak naik signifikan ataupun lebih besar dari kuartal II," ucapnya.

Secara garis besar, Okie Setya memperhitungkan dikala ini perekonomian sudah menampilkan terdapatnya pemulihan di berbagai sektor. Sehingga, dia berkomentar dikala ini pelakon pasar bisa mendengarkan akibat pemulihan ekonomi tersebut pada realisasi kinerja emiten.

Senada, Head of Investment Research Infovesta, Wawan Hendrayana meningkatkan perkembangan ekonomi di dasar ekspektasi tersebut sudah tercermin pada pergerakan IHSG." Terletak di dasar ekspektasi itu pula sudah tercermin dari IHSG yang pernah terletak di dasar 6.000 selaku prediksi perkembangan ekonomi," tukasnya.

Tetapi bersamaan penguatan IHSG, Wawan memperhitungkan ekspektasi investor sudah kembali bertambah sehingga dia memperkirakan sangat tidak kuartal IV ini perkembangan ekonomi hendak lebih baik ataupun dekat 5%.

Dari situ, Infovesta memproyeksikan IHSG masih dapat menguat hingga akhir tahun. Perihal tersebut pula didukung oleh dua aspek. Awal, ekspektasi investor yang sudah bertambah bersamaan penguatan IHSG dikala ini serta kedua, pada Desember sendiri biasanya terdapat window dressing.

Lanjutnya, dengan terdapatnya window dressing dia bilang sepanjang 20 tahun terakhir IHSG tidak sempat terkoreksi, malah pada November terdapat kesempatan koreksi." Pula, masuk Desember cenderung menguat sebab memandang laporan keuangan kuartal III serta dari sebagian yang sudah luncurkan menampilkan progres yang lebih baik," paparnya.


Oleh karenanya, ia mengekspektasikan pada akhir tahun IHSG terletak di 6. 700- 6. 800.

Nah, dengan meningkatnya optimisme pasar serta kembalinya IHSG ke tingkat 6. 566 yang ialah tingkat saat sebelum pandemi, Wawan mendengarkan banyak investor yang optimis sekali terhadap perkembangan ekonomi Indonesia, spesialnya tahun depan.

" Jadi, bagi aku investor dapat masuk ke saham sebab selama tidak terdapat gelombang ke- 3 yang membuat PPKM kembali diperketat, aku rasa prospek IHSG dapat berkembang di atas 10% terbuka lebar," imbuhnya.

Dengan proyeksi perkembangan IHSG tersebut, dia menganjurkan sebagian saham tertentu hendak diuntungkan semacam saham keuangan serta consumer goods dengan proyeksi kinerjanya dapat berkembang lebih besar lagi dari 10%.


Buat jangka pendek sendiri, dia menganjurkan buat melirik saham keuangan, spesialnya perbankan. Bersamaan dengan perkembangan ekonomi hingga lebih banyak yang hendak memerlukan pendanaan.

Di sisi lain, dia mengatakan hingga dengan Agustus 2021 kredit perbankan sudah mencatatkan perkembangan serta penjualan ritel pula bertambah sehingga hendak mendesak zona keuangan lebih kokoh kembali.


Tidak hanya perbankan, Wawan pula merekomendasikan saham- saham defensif semacam saham menara serta telekomunikasi ialah TBIG, TOWR, serta TLKM." TLKM didukung IPO Mitratel sebesar Rp 20 triliun yang membolehkan industri buat perluasan, serta buat saham menara meski secara valuasi mahal tetapi teruji dikala pandemi sanggup bertahan," tuturnya.

Sedangkan Okie Setya merekomendasikan BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, BBTN, TLKM, EXCL, ISAT. Namun yang selalu perlu diingat, lakukan analisa ulang semua rekomendasi saham yang ada.

Posting Komentar untuk "Pada kuartal III tahun 2021 ini, Ekonomi tumbuh 3,51%, ini dia Calon Saham Unggulan"