Saham SIDO Diprediksi Naik 2 Digit, Ini Penyebabnya - Trading Saham
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saham SIDO Diprediksi Naik 2 Digit, Ini Penyebabnya

Tren positif kinerja PT Industri Jamu serta Farmasi Sido Muncul Tbk( SIDO) diproyeksikan masih akan terus ber-kesinambungan. Selama 9 bulan awal pada tahun ini SIDO sukses mendapatkan pemasukan sebesar Rp 2, 78 triliun, artinya terjadi peningkatan 23% secara tahunan.

Sedangkan dari sisi bottom line, SIDO sukses mengantongi laba bersih sebesar Rp 865, 50 miliyar. Laba bersih Sido naik signifikan 35% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 640, 81 miliyar.

Robertus Hardy selaku Head of Research Henan Putihrai Sekuritas meyakini penjualan produk baik suplemen kesehatan, produk herbal maupun minuman Sido Muncul masih mempunyai banyak sekali ruang buat bertumbuh. Spesialnya di Indonesia bagian timur serta sebagian negeri tujuan ekspor semacam Nigeria serta Malaysia.

“ Tidak hanya produk andalan seperti Tolak Angin serta Kuku Bima, produk Vitamin C serta Minuman Jahe( Susu Jahe, Kopi Jahe) penjualannya masih diharapakan mampu bertambah pada kuartal keempat 2021 yang mencirikan datangnya masa penghujan,” kata Robertus dalam studi kasusnya, pada 19 Oktober.

hal Senada disampaikan oleh analis Phillip Sekuritas Helen, dia meyakini, SIDO masih mempunyai prospek yang menarik bersamaan masih terus tingginya permintaan dari konsumen. Perihal ini pula ditunjang oleh menaiknya pemahaman warga terhadap hidup sehat.

“ Terlebih, di tengah keadaan pandemi semacam ini, mengkonsumsi jamu, vitamin, serta suplemen kesehatan masih hendak senantiasa tinggi animonya guna senantiasa menjaga serta melindungi kesehatan serta imun badan,” kata Helen menambahkan.

Tidak hanya itu, dalam hal produksi, Helen pun memandang langkah untuk menaikkan kapasitas produksi akan mampu mendorong kinerja perusahaan buat jangka panjang. Ditambah pula, SIDO sudah mulai sukses melaksanakan ekspansi pasar di dalam negara, paling utama Indonesia bagian timur dan pangsa ekspor.


Perihal ini tercermin dari akumulasi 18. 000 gerai selama 9 bulan awal di tahun 2021 ini. Dari jumlah tersebut, 50% di antara lain terletak di Indonesia bagian timur. Sebaliknya dari penjualan ekspor, ia pula meyakini hendak terdapat pemulihan kinerja bersamaan relaksasi pengetatan di negeri tujuan ekspor.

Sedangkan dari sisi fundamental perusahaan, Robertus memandang SIDO memiliki posisi yang solid bersamaan mempunyai arus kas besar sebesar Rp 825 miliyar. Bagi ia, ini nantinya hendak memudahkan SIDO dalam melaksanakan perluasan anorganik ke depannya. Ia pula memandang SIDO yang berpotensi memberikan dividen 90% dari laba bersihnya akan menjadi sangat menarik.

Ia memproyeksikan SIDO dapat membukukan pemasukan sebesar Rp 4, 02 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 1, 25 triliun pada tahun 2021 ini. Sebaliknya buat tahun depan, diproyeksikan SIDO dapat mengantongi pemasukan Rp 4, 23 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 1, 33 triliun.


Robertus juga merekomendasikan beli saham SIDO dengan sasaran harga Rp 955 per saham. Sedangkan Helen dikala ini memasang saran buat beli saham SIDO dengan sasaran harga Rp 1. 000 per saham.

Ada pula saham SIDO pada Kamis( 28/ 10) melemah 3, 53% ke Rp 820 per saham. Maksudnya masih terdapat kemampuan peningkatan paling tidak 16, 46% dari sasaran harga.


 

Posting Komentar untuk "Saham SIDO Diprediksi Naik 2 Digit, Ini Penyebabnya"